Contact Us

Contact Us

Fitri Yanti
Dosen Tetap Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UNRIKA Batam
ABSTRAK
Krisis multi dimensi yang dilakukan pejabat-pejabat negara dan kroni-kroninya ini menghadirkan suatu pertanyaan bagi beberapa kalangan mahasiswa, kenapa mereka para pemimpin bertingkah laku sangat menyimpang dari tatanan kehidupan di negeri yang berazaskan Pancasila ini, disamping itu para pemimpin ini adalah orang-orang yang mendapat pendidikan Pancasila sampai ke perguruan tinggi.
Dalam rangka menumbuhkan kesadaran dalam mempertahankan keutuhan bangsa dan tanah air Indonesia, maka pendidikan pancasila dibutuhkan di perguruan tinggi dengan landasan yuridis Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 yang isinya bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa harus dari dini dikenalkan dan diajarkan kepada manusia Indonesia termasuk di Perguruan Tinggi. Sebagai pembentuk intelektual yang bermoral ketuhanan dan kemanusian..
PENGANTAR
Tulisan ini disajikan berangkat dari munculnya suatu keprihatinan moral yang dalam atas terjangkitnya beberapa kalangan termasuk segolongan mahasiswa oleh penyakit “alergi Pancasila” di era reformasi. Hal ini dikarenakan telah terjadinya berbagai krisis di Indonesia dengan merajalelanya korupsi, kolusi, nepotisme dan tindakan serta prilaku penguasa yang sewenang-wenang di masa orde baru. Krisis multi dimensi yang dilakukan pejabat-pejabat negara dan kroni-kroninya ini menghadirkan suatu pertanyaan bagi beberapa kalangan mahasiswa, kenapa mereka para pemimpin bertingkah laku sangat menyimpang dari tatanan kehidupan di negeri yang berazaskan Pancasila ini, disamping itu para pemimpin ini adalah orang-orang yang mendapat pendidikan Pancasila sampai ke perguruan tinggi.
FENNY AGUSTINA2, SUGIYONO3, BAMBANG HARIYANTO
(Dosen Tetap Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepulauan Batam
ABSTRACT
The objectives of the research were to find the best formulation of instant corn porrigde and to study the water sorption isothermic of the product to predict its shelf life. Pre-gelatinization, slow freezing and drying processes affected significantly on physico-chemical characteristics of instant corn flour and instant corn grits. The best formulation of instant corn porridge was 10 g of instant corn flour, 35 g of instant corn grits, 25 g of maltodextrins and 30 g of milk powder. The water sorption isothermic curve of the product showed a sigmoid curve. The curve implied three fractions of bound water, the first fraction (Mp) was 3.43%(db) to be equal of Aw = 0.13, the second (Ms) was 22.78%(db) to be equal of Aw = 0.86 and the last one (Mt) was 37.83%(db) to be equal of Aw = 1. The product packaged in alufo and stored. 90 RH was predicted to have a 2.3 years shelf life.
Key words : Instant corn porrigde, pre-gelatinization, slow freezing, drying, water sorption isothermic, shelf life.
PENDAHULUAN
Pemenuhan kebutuhan pangan masih menjadi masalah yang rumit bagi bangsa Indonesia saat ini. Ditinjau dari sisi ketersediaan dan kecukupan pangan pokok yang berbasis karbohidrat, negara kita sangat bergantung pada komoditi beras. Di Indonesia, dari segi produksinya jagung merupakan komoditas serealia kedua setelah beras. Jagung dapat dimanfaatkan sebagai tepung komposit yang digunakan sebagai bahan substitusi oleh industri pengguna terigu dan konsumen yang menggunakan beras sebagai pangan pokoknya. Teknologi instanisasi dikembangkan untuk memenuhi selera masyarakat yang cenderung menginginkan kemudahan dan kepraktisan dalam penyajian pangan. Produk-produk pangan instan yang telah dikenal dipasaran seperti beras instan, bubur instan, mie instan, puding instan dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah menghasikan formula bubur jagung instan yang diterima secara organoleptik dan mengkaji isotermik sorpsi air guna pendugaan umur simpan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan produk pangan olahan jagung sebagai makanan cepat saji yang dapat diterima oleh masyarakat dan mendukung program diversifikasi pangan berbasis komoditi lokal.
Dahrul Aman Harahap
DosenTetap Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepulauan Batam
Latar Belakang
Usaha peternakan unggas di Indonesia secara kuantitas telah maju dengan pesatnya terutama ayam broiler. Namun persyaratan gizi asal ternak terutama protein hewani bagi rakyat Indonesia belum dapat terpenuhi sesuai dengan persyaratan gizi. Telah banyak upaya yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi protein hewani dari bidang peternakan namun untuk mencapai hasil yang optimal dan efisiensi pemeliharaan masih dibatasi oleh banyak kendala. Keadaan ini disebabkan beragamnya faktor yang berpengaruh terhadap produksi. Diantara faktor – faktor tersebut yang paling dominan adalah makanan dan manajemen pemeliharaan.
Efisiensi pemeliharaan ayam broiler yang ingin dicapai sering menyebabkan peternak kurang memperhatikan efek yang timbul sebagai akibat dan perubahan manajemen yang dilakukan. Penempatan ayam di dalam kandang sering hanya mempertimbangkan efisiensi tempat dan biaya kandang, sehingga luas lantai untuk setiap ekor ayam kurang memadai untuk pertumbuhan normal. Luas lantai dan temperatur kandang berkaitan erat dengan tingkat kenyamanan bagi ayam dari tingkat efisiensi dan pemeliharaan.
Penempatan ayam-ayam di dalam kandang dengan luas lantai yang terlalu longgar akan dapat menurunkan efisiensi, karena selain memerlukan biaya yang lebih besar juga akan terjadi pemborosan energi yang dikeluarkan oleh ayam akibat terlalu banyak aktivitas. Sebaliknya penempatan ayam pada luas lantai yang terlalu sempit akan menyebabkan ayam sulit bergerak yang dapat berakibat timbulnya stres dan produksinya menurun.
Fitri Yanti
(Dosen Tetap Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UNRIKA Batam)
Pendidik atau guru merupakan sosok yang begitu dihormati lantaran memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Ketika orang tua mendaftarkan anaknya ke sekolah, pada saat itu juga ia menaruh harapan terhadap guru, agar anaknya dapat berkembang secara optimal. Minat, bakat, kemampuan, dan potensi peserta didik tidak akan berkembang secara optimal tanpa bantuan guru. Dalam kaitan ini guru perlu memperhatikan peserta didik secara individual. Tugas guru tidak hanya mengajar, namun juga mendidik, mengasuh, membimbing, dan membentuk kepribadian siswa. Kekwatiran muncul dikala semakin banyaknya problem-problem yang muncul dari kalanganan siswa termasuk tawuran..Ada kegalauan muncul kala menjumpai realitas bahwa guru lebih banyak menghukum daripada memberi reward siswanya. Ada kegundahan yang membuncah ketika sosok guru berbuat asusila terhadap siswanya. Dengan demikian sangat perlu penciptaan karakter profesional bagi semua pendidik.
PENDAHULUAN
Bicara mengenai pendidikan secara mendasar, maka perlu membicarakan hakikat manusia sebagai pelaku dan sasarannya. Pada dasarnya manusia mempunyai hakikat potensi untuk menjadi lebih baik. Manusia hanya perlu mengamati sesuatu sekitarnya secara sepintas untuk bisa diyakinkan bahwa kemampuan manusia memang merupakan kanyataan. Oleh karena itu diperlukan upaya dasar untuk mewujudkan harkat dan martabat manusia.
Netty Herawati
Dosen Tetap Pendidikan Bahasa Inggris, Unrika
This study is about a sociological approach of woman position and right based on the Titanic Movie of the great- art durector, James Cameroon. This study describes how woman has lower position in society and her right was neglected as well. This study explains that Rose (female-main character) could break the barrier of her society, and she could get her right in choosing her future husband.
Keywords: Sociological approach, Woman right, Titanic movie
Human being will express his/her feeling by using many vrious kinds of media. Novel is most dominant in nineteeth century but for milinium era, expressing literary works mostly expressed by using multimedia such as movie. Therefore, movie or film is one of the literary works which explain the message by using word by words, or sentence by sentnce. The literary work is an expression from a real social life in a community or society. Then human being will express their feeling and imagination by using literary works such as; poet, novel, and movie.
As quoted from Henry (1987) in Ismadi (2011:1) states that literature is not only the efffect of the social couses but also the cause of social effects. Hence, the literary work will influence social life or another word can be said that the literary works are pictures of the real life in a society.
While Apriani (2012:1) explains about feminist theory aims to understand the nature of gender inequality and focuses on gender politics, power relations and sexuality. Feminist political activism campaigns on issues such as reproductive rights, domestic violence, maternity leave, equal pay, sexual harassment, discrimination and sexual violence. Themes explored in feminism include discrimination, stereotyping, objectification, sexual objectification, oppression and patriarchy. While generally providing a critique of social relations, many proponents of feminism also focus on analyzing gender inequality and the promotion of women’s rights, interests, and issues.
This study focuses on the woman position in high class society in Bristih cocisty. Titanic movie describes two greatl-gap class between high level known as aristocrat and lower class known as labour. This movie exposed that all different classes have same right in love and life. This study describes Rose DeWitt who came from high level class met Jack Dawson as representative of lower level class. This movie greatly-arranged by James Cameroon.
Suswanto Ismadi Megah S
Dosen Tetap Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Unrika
Recently, people communicate by using a language but spekaer of the same langauge mostly do not understand each others if they speak by using their own ‘community language’ which was used in specific area, such as aviation. After happening of tragedy of Sukhoi Super Jet 100 crashed in West Java, Indonesian media brodcasted frequently. Journalists reported the news by using aviation terms which were very difficult for mostly people who do not understand the regsiter of aviation. Therefore, this study focuses on the regsiter used in Detiknews.online
Keywords: Register, Aviation and Detiknews
Langauge is a too to communicate among human beings. Therefore, the role of language is very important in human daily need. So, language is a tool to transfer information. Langauge itself is as asystem because human communicate in common role in order to make his/her message conveyed. As stated by Wardhaugh (2002) in Risna (2009:1) said “ a language is a system of arbitrary verbal symbol which is used by the members of a speech community as a mean of communication to interact and express their ideas, feelings and thoughts.” Thus, human beings use a language to communicate with others in order to understand other ideas, feelings and thoughts in a speech community. While Ichsanto (2000:1) Language is the cement of society, allowing people to live, work, and play together, to tell not only the truth but also to tell a lie or lies. So, this interaction will emerge new style in conveying something. Here style of langauge emerges when people want to convey by using various kinds of words used.
As social being, human being lives side by side with other people around hum/her. So, they we talk about language use, they always talk about societies who use it. They make their own community in society. So, they will use their specific terms used. They use their language based on their language needs. There are groups of language styles such as journalist langauge, baby talk, legalese, the language of auctioneers, and sport commentators, the language of the courtroom and classroom are examples of different register. Holmes (2002:276) then states that the language of groups of people with common interest or job, or the language used in situations associated with such groups is called register.