Skip to content

FKIP UNRIKA BATAM

  • Home
  • Tentang Kami
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Sejarah
    • Dosen
  • Program Studi
    • Pendidikan Bahasa Inggris
    • Pendidikan Biologi
    • Pendidikan Matematika
    • Pendidikan Sejarah
    • Bimbingan Konseling
    • Pendidikan Profesi Guru (PPG)
  • Akreditasi Prodi
  • Kurikulum
  • News
  • Contact Us
  • Toggle search form

Beranda

Sosialisasi Kurikulum 2013 dan Pelepasan Mahasiswa PPL 2013 periode (VII) Tujuh Angkatan 2013/2014
     Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PPL) wajib di lakukan oleh Mahasiswa Khusus nya di Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP), dasar
Serah Terima Jabatan Kaprodi FKIP UNRIKA
Pergantian jabatan dalam struktur organisasi adalah lumrah untuk dijalankan dan memang harus dilalui, Universitas Riau Kepulauan, Khususnya Fakultas Keguruan dan
PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM T.A.2013/2014
  UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN (UNRIKA) BATAM TAHUN AKADEMIK 2013/2014, KEMBALI MENERIMA MAHASISWA BARU, DENGAN TAHAPAN SEBAGAI BERIKUT : GELOMBANG I
Pendidikan Karakter Dalam Lagu “Dondong Opo Salak” (Perspektif Islam)
Suryo Hartanto, ST, M.Pd.T Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Matematika Sebuah lagu merupakan curahan hati dari sang penciptanya, menulis baris
BATAM DAN ANCAMAN KELANGKAAN AIR BERSIH
ISMARTI,S.SI,M.SC  (DOSEN TETAP PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNRIKA BATAM) Tulisan ini telah dimuat di Halaman Opini Harian Batam Pos, Tanggal
ESTIMASI DAN INFERENSI MODEL REGRESI SEMI-PARAMETRIK PROSES PRODUKSI
Tubagus Pamungkas, Dosen Tetap Pendidikan Matematika FKIP UNRIKA Batam   ABSTRAK Regresi berganda terdapat kasus khusus dalam sebuah analisa regresi,
« Previous 1 … 23 24 25 26 27 … 35 Next »

Contact Us

Sosialisasi Kurikulum 2013 dan Pelepasan Mahasiswa PPL 2013 periode (VII) Tujuh Angkatan 2013/2014

     Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PPL) wajib di lakukan oleh Mahasiswa Khusus nya di Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP), dasar dari Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PPL) tersebut agar mahasiswa dapat Mempraktekkan keilmuan yang di pelajari di Bangku perkuliahan. Pelepasan PPL untuk priode ke (VII) tujuh ini dilaksanakan pada tanggal 5 oktober 2013 yang hadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Ibu Fitri Yanti.,S.Pd.,M.Si dan Dinas Pendidikan Kota Batam Ibu Dra. Lily Rosnawati.  Bapak PL Tobing.,St serta Mahasiswa PPL FKIP Unrika.

    Pelepasan mahasiswa PPL FKIP UNRIKA yang di adakan pada Tanggal 5 oktober 2013 juga Memberikan Sosialisasi Tentang Kurikulum 2013 dengan Pemateri dari Dinas Pendidikan Kota Batam yaitu Ibu Dra. lily Rosnawati. Sosialisasi Kurikulum 2013 tersebut sebagai Pembekalan bagi seluruh mahasiswa PPL dalam Pelaksanaan Praktek di sekolah sehingga mahasiswa dapat menyesuaikan Rancangan Program Pembelajaran yang berbasis kurikulum 2013.

     

Serah Terima Jabatan Kaprodi FKIP UNRIKA

Pergantian jabatan dalam struktur organisasi adalah lumrah untuk dijalankan dan memang harus dilalui, Universitas Riau Kepulauan, Khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmi Pendidikan (FKIP), terus berbenah untuk menuju perbaikan. Dalam upaya mensukseskan Visi dan Misi FKIP UNRIKA yaitu:

VISI:

Menjadi Fakultas yang unggul dalam pengembangan Pendidikan yang berpijak pada  Profesionalisme dan Kemandirian

MISI :

  1. Menyelenggarakan pendidikan  yang mampu menghasilkan  tenaga kependidikan yang berkualitas  dan kompeten  dalam memenuhi permintaan dunia kerja
  2. Menyelenggarakan  Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk kepentingan masyarakat
  3. Menciptakan suasana akademik yang kondusif dengan memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki secara optimal
  4. Mengembangkan kualitas sarana, prasarana dan manajemen secara profesional dan berkesinambungan
  5. Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan mutu dan kinerja Fakultas

Pada bulan Maret 2013 yang lalu Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan telah menjalankan pergantian Kaprodi, berikut formasi baru Kaprodi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,untuk masa jabatan 2013-2017. Universitas Riau Kepulauan Batam.

Program Studi KaprodiHabis Masa Jabatan

 

KaprodiMasa Jabatan Baru
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Suswanto Ismadi Megah, S.Pd, MA Suswanto Ismadi Megah, S.Pd, MA
Program Studi Pendidikan Matematika Tuti Siadari, S.Pd Tubagus Pamungkas, S.Si, M.Si
Program Studi Pendidikan Sejarah Drs. Dusmar Pheres Sunu Widjayengrono, S.S, MA
Program Studi Pendidikan Biologi Agam Ahmad Syaukani, M.Pd
Program Studi Pendidikan Konseling Boy Aryus Dendrie, S.Psi Vira Afriyati, S.Pd, M.Kons

 

  

 

 

 

 

Insert foto dari kiri ke kanan

1. Kaprodi masa Jabatan Baru, Prodi pendidikan Konseling, Pendidikan Matematika, Pendidikan sejarah

2. Ucapan terimakasih, dari Dekan FKIP, Fitri Yanti, S.Pd, M.Si kepada Kaprodi Sejarah lama, Drs.Dusmar

3. Penyerahan SK jabatan dari dekan  FKIP kepada Kaprodi Pendidikan Biologi baru

4. Ucapan terimakasih Dekan FKIP kepada Kaprodi Bimbingan Konseling lama, Boy Aryus Dendrie, S,Psi

 

 

PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM T.A.2013/2014

PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM T.A.2013/2014

 

UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN (UNRIKA) BATAM TAHUN AKADEMIK 2013/2014, KEMBALI MENERIMA MAHASISWA BARU, DENGAN TAHAPAN SEBAGAI BERIKUT :

  1. GELOMBANG I :
  1. PENDAFTARAN DI MULAI – TANGGAL, 01 APRIL – 24 MEI 2013
  2. UJIAN ( TEST ) MASUK GELOMBANG I : TANGGAL  26 MEI 2013 JAM 09 S/D 12.00 WIB
  3. PENGUMUMAN HASIL UJIAN  TEST ( GELOMBANG I – TGL 29 MEI 2013)
  4. DAFTAR ULANG BAGI CALON MAHASISWA YANG LULUS TEST –TGL 29 MEI – 15 JUNI 2013

2.   GELOMBANG II :

  1. PENDAFTARAN DI MULAI – TGL 27 MEI S /D 24 AGUSTUS 2013.
  2. UJIAN (TEST) MASUK GELOMBANG II : TGL 25 AGUSTUS 2013 –JAM 09.00 S /D 12.00 WIB.
  3. PENGUMUMAN HASIL UJIAN ( TEST) GELOMBANG II –TGL 27 AGUSTUS 2013.
  4. DAFTAR ULANG BAGI CALON MAHASISWA YANG LULUS TEST – TGL. 27 AGUSTUS. S /D 04  SEPT. 2013.

3.       PERSYARATAN DAFTAR ULANG UNTUK GELOMBANG I DAN II SBB:

  1. A.      Kelas Pagi
    1. MEMBAYAR UANG PEMBANGUNAN               : RP. 1.000.000,-
    2. MEMBAYAR UANG SPP SEMESTER                   : RP. 3.000.000,-
    3. MEMBAYAR UANG PERLENGKAPAN              : RP.    500.000,-
    4. BAGI MAHASISWA TRANSFER / PINDAHAN – DIKENAKAN BIAYA  KONVERSI :
    5. B.      Kelas Sore
      1. MEMBAYAR UANG PEMBANGUNAN               : RP. 3.000.000,-
      2. MEMBAYAR UANG SPP SEMESTER                   : RP. 3.000.000,-
      3. MEMBAYAR UANG PERLENGKAPAN              : RP.    500.000,-
      4. BAGI MAHASISWA TRANSFER / PINDAHAN – DIKENAKAN BIAYA  KONVERSI :

DIII – Rp. 1,500,000,-               DII. Rp. 1.000.000, –        DI. Rp. 500.000,-

  •  DAFTAR ULANG DENGAN MELAKUKAN PEMBAYARAN BIAYA STUDI YANG DISETOR MELALUI REKENING UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN PADA BANK BNI NO. REK. 500.555.501, DAN BUKTI SETORAN/ SLIP PEMBAYARAN BANK DISERAHKAN PADA PANITIA PMB PALING LAMBAT SESUAI DENGAN TAHAPAN PMB.

  • BIAYA STUDI YANG YANG TELAH DISETOR KE BANK TIDAK BISA DITARIK KEMBALI/DIALIHKAN KE ORANG LAIN.
  • PEMBAYARAN HARUS LUNAS 1 (SATU) MINGGU SEBELUM PELAKSANAAN OSPEK
  • MAHASISWA YANG LULUS TEST DAN BELUM MELUNASI KEWAJIBAN TERSEBUT SEPERTI DI ATAS SAMPAI BATAS WAKTU YANG DI TENTUKAN MAKA MAHASISWA DI ANGGAP MENGUNDURKAN DIRI.
  • CALON MAHASISWA YANG TELAH MEMBAYAR KESELURUHAN KEWAJIBAN KEUANGAN YANG DI TENTUKAN DI ATAS AKAN DIBERIKAN NOMOR REGISTRASI DAN SAH MENJADI MAHASISWA UNRIKA DAN UNTUK PINDAH PROGRAM STUDI DILAKUKAN SETELAH MAHASISWA MENJALANI MINIMAL 2 SEMESTER.
  • PELAKSANAAN OSPEK MAHASISWA BARU TGL, 6, 7, 8 SEPTEMBER 2013
  • PELAKSANAAN OSPEK DAN PERKULIAHAN SEWAKTU WAKTU DAPAT BERUBAH.
  • PERKULIAHAN DI MULAI TGL, 11 SEPTEMBER. 2013
  • SETIAP PERUBAHAN TAHAPAN PMB DAPAT DILIHAT MELALUI WEBSITE UNRIKA :

www.unrika.ac.id

 

DEMIKIAN PENGUMUMAN INI DISAMPAIKAN, ATAS PERHATIANNYA  DI UCAPKAN TERIMAKASIH.

PANITIA PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNRIKA – T. A 2013 / 2014

    K E T U A,                                                                                                                     SEKRETARIS,

 

     (EDWIN AGUNG WIBOWO, SE.,M.Comm)                                       ( RAMON ZAMORA, SE.,MM )

 

 

 

 

Pendidikan Karakter Dalam Lagu “Dondong Opo Salak” (Perspektif Islam)

Suryo Hartanto, ST, M.Pd.T

Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Matematika

Sebuah lagu merupakan curahan hati dari sang penciptanya, menulis baris demi baris bait lagu tentu mempunyai makna atau pesan yang akan disampaikan kepada pendengar lagunya. Mengusik tentang lagu “dondong opo salak” dalam syair bahasa jawa, yang dipopulerkan pertamakali oleh penyanyi senior Krisbiantoro sekitar tahun 60-70-an, lagu tersebut adalah lagu  anak-anak, namun didalam syairnya yang lugas, tidak berbelit-belit dan mudah dipahami, apabila didalam,i akan memberikan pemahaman makna tentang pekerti yang luhur. Kira-kira seperti dibawah ini syair lagu tersebut.

Dondong opo salak, (Buah dondong, apa buah salak). Duku cilik-cilik, (Buah duku kecil-kecil) . Andong opo becak  (Naik kereta kuda atau naik becak) , Mlaku thimik-thimik.  (Jalan pelan-pelan)

Tidak perlu lama untuk menghafalkan lagu sedemikian pendek, mudah diingat. Kalau diperhatikan, buah-buahan yang disebutkan diatas bukanlah buah istimewa yang harganya selangit, ataupun mungkin buah impor, buah tersebut adalah buah lokal dan bahkan buah yang  murah, namun kemudian apabila kita berikan makna falsafah dalam buah tersebut tentu akan lain ceritanya.

Buah dondong/kedondong: seperti yang kita ketahui buahnya halus pada bagian luar, namun setelah kita makan, seperti apakah isinya?, berduri , teksturnya berantakan, bahkan kita harus berhati-hati untuk memakanya. Makna dalam hidup mengenai buah kedondong, menjadi manusia seharusnya antara lahir dan batin adalah sejalan. Apabila antara lahir dalam hal ini ucapan dan tingkah laku tidak sama dengan isi hati, bisa disebut dengan orang yang culas, bahkan dalam  islam, orang yang bertingkah seperti tersebut dianggap orang munafik, antara perbuatan dan ucapan sudah jauh berbeda. Dijelaskan dalam hadist berikut

Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia ingkar, dan jika dipercaya ia berkhianat”. (HR Bukhari)

 Buah salak : buah yang satu ini berbalik dengan buah kedondong, seperti kita ketahui, buah salak, daging buahnya ditutup oleh kulit yang terlihat bersisik dan tajam, susah untuk di buka, tentunya masih banyak buah yang seperti  demikian, tampak luarnya saja yang tidak bagus, namun dalamnya sangat kita suka. Dalam kehidupan, bersosial dan bermasyarakat kita tidak boleh hanya melihat dan menilai seseorang dari tampak luarnya saja, tampak dari luar memang tidak baik, belum tentu isi hatinya. Kalau bahasa sekarang yang familiar adalah “inner beauty”. Pergaulan dimasa masa sekarang telah mendewakan penampilan saja, sehingga apa yang ada didalam seolah dapat ditutupi semuanya oleh penampilan luar. Tentang buah salak dalam kejadian saat ini adalah , apa saja yang luarnya tidak baik maka angapannya tentu bagian dalam juga tidak baik. Sikap yang demikian dalam agama islam bisa dianggap bersuudzan kepada orang lain, karena selalu menilai dari kulit luarnya saja.                                   

“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan dari persangkaan (zhan) karena sesungguhnya sebagian dari persangkaan itu merupakan dosa.” (Al-Hujurat: 12)

Buah Duku: Meskipun buahnya kecil, namun buah ini seharusnya menjadi wakil dalam memfilosofi hidup kita, kulit luar dan isinya sama, luarnya halus dalamnya pun demikian. Sudah seharusnya watak manusia yang beradab, berpendidikan dan berakhlak, paling tidak beriman kepada tuhanya, akan menjalankan kebaikan, bertingkah laku layaknya gambaran buah duku, meskipun kecil antara kulit dan isinya sama-sama menunjukkan hal yang baik.

Di lanjutkankemudian dengan syair lagu selanjutnya. Andong Opo Becak, Mlaku thimik-thimik, makna dengan bahasa Indonesia adalah memilih naik andong atau becak, apa jalan pelan-pelan. Kalau kita maknai, kenapa harus memilih antara naik andong atau naik becak, tetapi kemudian ternyata yang dipilih adalah dengan jalan pelan-pelan. Berjalan menuju sebuah tujuan atau menggapai sebuah tujuan seharusnya dilakukan dengan pelan namun pasti, bukan mengambil jalan pintas, jalan yang memanfaatkan jerih payah orang lain atau dengan tenaga orang lain, sementara kita hanya berpangku tangan mengandalkan uang dan sesuatu yang dapat membeli tenaga atau jasa seseorang. Andong adalah filosofi dimana kita menggunakan tenaga kuda dan sang kusir untuk menuju sebuah tujuan, naik becak juga demikian, menggunakan tenaga sipengayuh becak untuk menuju sebuah tujuan. Semua perilaku menggunakan tenaga orang lain atau tangan kedua, dalam hal ini adalah memperlancar kegiatan dalam artian yang positif tentu tidak akan bermasalah namun apabila tujuanya adalah yang negative tentu sudah melanggar aturan,norma-norma yang berlaku di masyarakat, norma hukum, norma agama, norma sosial dan budaya. Dalam sebuah ayat  al-quran dituliskan

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)

Semua daya upaya dalam kehidupan tidak akan pernah lepas dari cobaan dan ujian, mencari sesuatu atau mengusahakan sesuatu tentu ada pengorbanan, untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan sifat pantang menyerah, bersungguh-sungguh dalam menjalankan apa yang diinginkan, insyaallah akan tercapai dengan baik.

Pada syair “mlaku thimik-thimik”, jalan pelan-pelan, merupakan sebuah presentasi kesunguh-sunguhan dalam menjalankan upaya menuju tujuan. Dalam sebuah novel yang pernah saya baca, tentunya novel inspiratif, terdapat kalimat yang berbunyi “manjadda wa jadda”  yang artinya kurang lebih adalah, barang siapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil. Sebuah usaha dan kesungguhan hati, dalam artian antara usaha dan doa, dipompakan dengan semangat juang, tidak ada hal yang mustahil untuk didapatkan.

Kembali kepada topik pendidikan, perkembangan jaman yang luar baiasa pesat, baik dari segi teknologi dan budaya, saat ini sudah sangat jarang ditemukan di sekolah-sekolah, menyampaikan pendidikan karakter melalui media lagu atau kegiatan lain, kita ketahui pendidikan karakter adalah upaya didalam membangun generasi yang santun, generasi yang cerdas, generasi yang menghargai orang lain, intinya adalah generasi yang berakhlak. Salah satu bukti pendidikan karakter yang gagal saat ini adalah siswa tawuran, hampir semua pemberitaan dimedia masa, tawuran pelajar terjadi di seluruh pelosok negeri. Adakah yang salah dengan system pendidikan Negara kita, yang biasa terdengar adalah setiap tahun selalu dibebankan standar nilai kelulusan semakin tinggi, apa yang terjadi kemudian, kong kalikong antara siswa dengan siswa, agar bisa lulus bagus, bahkan gurupun berperan terjadinya kecurangan membocorkan kunci jawaban dalam ujian nasional.

Harapan yang terbesar saat ini sebagai salah satu pendidik adalah memulai dari diri pribadi, untuk selalu menanamkan moral dan etika dalam setiap belajar mengajar, minimal bisa dimulai dari pendidikan keluarga, selalu mengingatkan pribadi masing-masing bahwa berperilaku jujur, adil tidaklah sesuatu yang kampungan atau kuno. Menjadi guru hebat tidaklah mudah, namun tetap harus dimulai,  Seperti  yang juga disampaikan oleh William Arthur ward, penulis paling inspiratif  pada fountain of faith, Amerika. Guru yang biasa, berbicara. Guru yang bagus, menerangkan. Guru yang hebat, memperagakan. Guru yang agung, member inspirasi.  Maka pilihan jatuh pada diri kita masing-masing, akan seperti guru yang manakah kita..?

BATAM DAN ANCAMAN KELANGKAAN AIR BERSIH

BATAM DAN ANCAMAN KELANGKAAN AIR BERSIH

ISMARTI,S.SI,M.SC 

(DOSEN TETAP PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNRIKA BATAM)

Tulisan ini telah dimuat di Halaman Opini Harian Batam Pos, Tanggal 25 Maret 2013)

Peringatan Hari Air Sedunia, 22 Maret lalu merupakan wujud keprihatinan masyarakat dunia akan kondisi sumber daya air.  Air, benda yang paling berharga di dunia, saat ini mengalami penurunan kualitas.  Persediaan air, saat ini sudah sampai pada tahap yang kritis.  Bukan hanya di Indonesia, tetapi masyarakat dunia pun menghadapi persoalan yang sama.  Saat ini, 1,2 miliar penduduk dunia tidak mempunyai akses air bersih dan hampir dua kali lipatnya tidak mempunyai fasilitas sanitasi yang memadai. Dari tahun ke tahun di berbagai daerah selalu terjadi kelangkaan dan kesulitan air.  Kecenderungan konsumsi air naik secara eksponensial, sedangkan ketersediaan air bersih cenderung berkurang akibat kerusakan dan pencemaran lingkungan.

Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi, degradasi lingkungan pada daerah tangkapan air, konflik antar pengguna air, fungsi badan pengelola air yang belum optimal dan efisien, mengakibatkan fungsi sosial dan ekonomi air pun terganggu.  Konversi lahan mengakibatkan terganggunya siklus hidrologi yaitu berkurangnya resapan air dan tingginya run off.  Tingginya tingkat pengambilan air bawah tanah oleh industri dan ketidakpedulian masyarakat sebagai pengguna air juga merupakan pemicu penurunan kualitas dan kuantitas air.

Air  merupakan salah satu kebutuhan yang vital dan merupakan unsur dasar bagi kehidupan di bumi.  Lebih dari 70 persen komponen penyusun makhluk hidup adalah air.  Tanpa air, berbagai proses kehidupan tidak dapat berlangsung dengan baik. Manusia pada dasarnya hidup di planet  air sebab 70 persen permukaan bumi dikelilingi oleh air. Selama hidupnya manusia memerlukan sekitar 16 ribu galon air.  Untuk memenuhi kebutuhan dasar, rata-rata manusia memerlukan 2 liter atau sekitar 8-10 gelas air perhari.  Di Indonesia, kebutuhan air per hari per orang rata-rata 160 liter.  Dari sejumlah itu 100 liter untuk keperluan mandi, cuci, kakus, dan sisanya sebanyak 60 liter untuk keperluan lain seperti menyiram dan mencuci perabotan rumah-tangga.  Konsumsi air tawar pada komunitas manusia bertambah sejalan dengan perkembangan budaya dan kemajuan teknologi.

Kepulauan Riau merupakan wilayah kepulauan yang sangat mengandalkan sumber air permukaan sebagai sumber air baku yang dimanfaatkan sebagai air minum.  Terdapat 43 waduk yang tersebar di Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Karimun.  Di Pulau Batam, Otorita Batam membangun waduk-waduk untuk menampung air hujan sebagai sumber air baku untuk penyediaan air bersih. Berdasarkan inventarisasi Pemprov Kepulauan Riau, di Kota Batam telah dibangun 13 waduk dan 6 diantaranya sudah dimanfaatkan sebagai sumber air baku.  Keenam waduk inilah (Waduk Sei Harapan, Sei Baloi, Sei Nongsa, Sei Ladi, Mukakuning dan Duriangkang) yang mensuplai kebutuhan air bersih di Kota Batam dengan total kapasitas 3.850 lt/dt (BP Batam, 2013).  Selain itu, di Kota Batam saat ini sedang dilakukan pembangunan Waduk Tembesi dalam rangka peningkatan ketersediaan air bersih untuk mangantisipasi kebutuhan air warga Kota Batam.

Kondisi air digambarkan dengan kualitas dan ketersediaannya (kuantitasnya).  Kualitas air berhubungan dengan kelayakan pemanfaatannya, sedangkan ketersediaan air berhubungan dengan barapa banyak air yang dapat dimanfaatkaan dibandingkan dengan kebutuhannya.

Penentuan kualitas air sungai dan sumber air lainnya dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.  Berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001, mutu air ditetapkan menjadi 4 kelas yaitu: air kelas I (air yang peruntukkannya untuk air baku air minum), air kelas II (air yang peruntukkannya untuk sarana rekreasi air), air kelas III (air yang peruntukkannya untuk budidaya perikanan), dan air kelas IV (air yang peruntukkannya untuk mengairi tanaman).

Adapun parameter kualitas air yang dipantau sebanyak 17 parameter yang terdiri dari 8 parameter fisika yaitu warna, bau, kecerahan, DO, DHL, temperature, salinitas, TSS serta 9 parameter kimia yaitu pH, BOD, COD, klorin, nitrit, phosfat, sulfat, nitrat dan besi.  Kepulauan Riau merupakan provinsi dengan laju pertumbuhan penduduk tertinggi di Sumatera, yakni 4,99 persen per tahun dan merupakan tertinggi kedua setelah Papua. Sebanyak 56,34 persen dari penduduk Kepri terpusat di Kota Batam.  Kota Batam menjadi kota di Kepulauan Riau yang pertumbuhan penduduknya paling tinggi dalam satu dasawarsa terakhir, yakni 7,70 persen per tahun.   Hasil Sensus Penduduk 2010 di Kepulauan Riau menunjukkan Kota Batam sebagai daerah dengan penduduk terbanyak yaitu 949.775 jiwa, terdiri atas 486.404 laki-laki dan 463.371 perempuan (SLHD Provinsi Kepulauan Riau).

Penduduk di Kota Batam sebagian besar memanfaatkan air ledeng sebagai sumber air bersih.  Hal ini dikarenakan jenis tanah di Kota Batam yang tidak dapat menyimpan air dengan baik, sehingga lebih efektif jika menggunakan waduk buatan sebagai penampung air hujan.  Dalam hal air minum, sebanyak 71,95 persen rumah tangga menggunakan air kemasan sebagai air minum, sisanya menggunakan air ledeng, sumur dan sumber lainnya seperti mata air, air hujan dan air sungai (BPS Provinsi Kepulauan Riau).

Pengelolaan sumber daya air yang tidak berkelanjutan menyebabkan kekhawatiran bahwa ketersediaan dan kualitas cadangan air menjadi ancaman bagi penduduk setempat.  Di beberapa negara, masalah terbesar mengenai persediaan air bersih bukan bersumber dari kelangkaan air dibandingkan dengan jumlah penduduk, melainkan dari kekeliruan menentukan kebijakan dalam pemanfaatan air.

Semua orang tentunya berharap bahwa air seharusnya diperlakukan dengan bijak, dimanfaatkan secara bijak dan dijaga dari cemaran.  Namun pada kenyataannya, air selalu dihamburkan, dicemari dan disia-siakan.  Jika tidak melakukan perubahan kebijakan pengelolaan sumber daya air, maka bukan tidak mungkin, ancaman krisis air di Batam akan menjadi kenyataan dalam beberapa tahun ke depan. Penggunaan air harus mempertimbangkan daya dukung dan diiringi dengan upaya konservasi sumber daya air.

Sebagai warga yang baik, tentu kita perlu melakukan untuk mencegah ancaman kelangkaan air bersih. Di antaranya menggunakan air secara bijaksana, dengan kata lain menghemat air. Cara hemat air di rumah merupakan salah satu solusi dalam menghadapi krisis air bersih.  Dengan menghemat pemakaian air di rumah selain hemat uang juga menjadi langkah bijak bagi lingkungan hidup terutama demi ketersediaan air bersih.

Langkah kecil dan cara mudah yang dapat dilakukan untuk menghemat air di rumah yaitu matikan keran saat sedang menggosok gigi.  Membiarkan keran terbuka 1 menit sama saja dengan membiarkan 9 liter air terbuang percuma. Akan lebih hemat lagi jika menggunakan gelas sehingga air tidak mengucur terus-menerus. Jika mungkin, mandilah dengan menggunakan shower. Mandi dengan shower 3 kali lebih hemat air daripada mandi dengan gayung. Selain itu, segera perbaiki keran yang bocor. Kran bocor bisa membuang air bersih hingga 13 liter air per hari.

Gunakan kloset yang mengunakan dua sistem pembilasan air. Setiap sistem pembilasan bekerja sesuai dengan volume air yang dikeluarkan. Bila kloset hanya digunakan untuk buang air kecil, gunakan pembilasan dengan volume kecil yang tentunya lebih hemat konsumsi air. Pilihlah jenis mesin cuci yang hanya membutuhkan sedikit air.

Adapun jika minum air memakai gelas, isilah gelas dengan secukupnya sehingga air habis terminum seluruhnya. Letakkan sebuah ember atau tempat penampungan dibawah kran wudhu, air yang tertampung selama berwudhu bisa digunakan untuk membersih kamar mandi, WC, atau untuk menyiram tanaman. Kita juga bisa menggunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman. Selain hemat, air bekas cucian sayur, buah dan daging ternyata bisa menyuburkan tanaman.

Jika mungkin, hindari penggunaan selang. Gunakan kaleng penyiram tanaman atau ember untuk mencuci mobil. Siramlah tanaman di sore atau pagi hari agar air mudah meresap ke dalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma.

Hal lain yang juga harus dilakukan adalah tidak menutup permukaan tanah dengan lapisan yang menghambat peresapan air. Salah satunya dengan membuat lubang-lubang biopori di taman atau di sekitar rumah. Lubang ini membantu mempercepat proses penyerapan air ke dalam tanah, sehingga dapat mengurangi jumlah air yang menguap bebas ke alam.

Tidak sulit bukan mengelola sumber daya air untuk mencegah kelangkaan air bersih. Kita hanya perlu kesadaran untuk melakukannya. Oleh karena itu, mari kita selamatkan air mulai saat ini.  Kalau bukan kita, siapa lagi?***

ESTIMASI DAN INFERENSI MODEL REGRESI  SEMI-PARAMETRIK PROSES PRODUKSI

ESTIMASI DAN INFERENSI MODEL REGRESI SEMI-PARAMETRIK PROSES PRODUKSI

Tubagus Pamungkas,

Dosen Tetap Pendidikan Matematika FKIP UNRIKA Batam

 

ABSTRAK

Regresi berganda terdapat kasus khusus dalam sebuah analisa regresi, pada regresi berganda terdapat satu variabel tak bebas yang akan diprediksi, tetapi terdapat dua atau lebih variabel bebas, pemilihan model yang terbaik akan dilakukan dengan 3 metode, yaitu Metode Quadratic Mode Estimator (QME), Metode Symmetrically Trimmed Least Squares (STLS) dan Metode Left Truncated (LT).  Data yang digunakan adalah data polusi udara yang disebabkan oleh 7 variabel bebas yang meliputi jumlah kendaraan yang melewati, suhu udara, kecepatan angin, perbedaan temperatur, angin, jam aktif dan hari aktif, Pemotongan atau penyensoran dari suatu variabel respon dalam suatu model regresi adalah salah satu masalah yang sering muncul dalam banyak aplikasi.

            Berdasarkan uraian dari pembahasan dan simulasi, terdapat beberapa hal penting yang dapat disimpulkan, dalam pemilihan model terbaik regresi semi-parametrik diperoleh model terbaik adalah dengan menggunakan metode QME, hal tersebut dapat dilihat dari nilai RMSE terkecil. Dalam uji parsial terdapat 2 variabel yang signifikan terhadap variabel dependent yaitu variabel yang berupa cars dan wind.speed dan juga konstanta yang berupa intercept. Dalam diagnostic checking dapat disimpulkan uji kenormalan menggunakan Kolmogorov Smirnov Test ternyata data tidak berdistribusi normal, namun karena data banyak sehingga kenormalan bisa diabaikan, sedangkan untuk uji autokorelasi menggunakan Durbin WatsonTest dapat disimpulkan tidak ada autokorelasi pada residual, untuk uji Homoskesdastisitas menggunakan Breusch Pagan Test dapat disimpulkan residual bersifat homoskedastisitas.

 

  1. PENDAHULUAN

Dalam kehidupan sehari-hari terdapat hal-hal yang dapat diselesaikan menggunakan matematika, statistika adalah salah satu cara dalam mengumpulkan data, mengolah, menganalisa dan menyimpulkan. Analisis Regresi merupakan salah satu teknik untuk melihat hubungan antara 2 variabel atau lebih dan kemudian mengestimasinya menjadi sebuah model yang dapat menjadi sebuah persamaan yang dapat menghubungkan variabel tergantung (dependent variable) terhadap variabel-variabel bebas (independent variabels). Banyak paper meregresi estimasi non-parametrik untuk efisiensi produksi atas variabel-variabel bebas dalam prosedur-prosedur tertentu untuk menjelaskan faktor yang mungkin mempengaruhi kinerja dari variabel tergantungnya. Model regresi yang menangani situasi tersebut memerlukan satu set persamaan (satu persamaan tunggal saja tidak cukup) yang perlu diselesaikan secara simultan dan model ini dikenal sebagai model ekonometrik. lebih dahulu akan di deskripsikan suatu data yang layak untuk model-model seperti ini. Kita mengajukan prosedur-prosedur bootstrap tunggal dan ganda; keduanya memungkinkan inferensi valid, dan prosedur bootstrap ganda memperbaiki efisiensi statistik dalam regresi. Kita menguji kinerja statistik estimator-estimator kita dengan menggunakan metode Metode Quadratic Mode Estimator (QME), Metode Symmetrically Trimmed Least Squares (STLS) dan Metode Left Truncated (LT) .

Regresi berganda terdapat kasus khusus dalam sebuah analisa regresi, pada regresi berganda terdapat satu variabel tak bebas yang akan diprediksi, tetapi terdapat dua atau lebih variabel bebas, dimana bentuk umum dari regresi berganda adalah :

, sehingga jika Y adalah variabel yang akan diramalkan maka  adalah dapat diuji pengaruhnya terhadap Y, dan variabel  tersebut dapat digunakan untuk menduga nilai di masa mendatang. Dimana model regresi secara teori dapat dijelaskan  dengan adalah parameter tetap,  diukur tanpa galat, sedangkan  adalah suatu variabel random yang diukur secara menyebar secara normal disekitar nol (nilai tengah ) dan mempunyai suatu ragam , sedangkan model regresi secara praktek dapat dijelaskan , untuk i = 1,2,3,….,N dimana  diasumsikan diukur tanpa galat,  adalah penaksir  dan semuanya adalah variabel acak, dengan sebaran bersama yang normal, sedangkan  (i=1,2,3,…,N) adalah suatu bagian galat taksiran, untuk pengamatan ke-i dan diasumsikan merupakan sampel independen dari suatu sebaran normal.

Pemecahan koefisien sendiri dapat dijelaskan sebgai berikut  baik secara eksplisit maupun implisit prakstisi tersebut memuat berbagai asumsi tentang koefisien, ukuran X (bahwa X diukur tanpa kesalahan) dan  bagian kesalahan, bentuk pragmatisnya adalah :  dan untuk setiap vektor pengamatan, dimana pengamatan ke-i dinotasikan sebagai :  dimana  = , sehingga , sehingga didapatkan  dan metode Ordinary Least Square (OLS) atau jumlah kuadrat kecil minimum dari kesalahan tersebut yaitu meminimumkan , dimana .

Copyright © 2026 FKIP UNRIKA BATAM.

Powered by PressBook Green WordPress theme

 

Loading Comments...
 

You must be logged in to post a comment.