Contact Us

Contact Us

Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA), program studi Pendidikan Matematika FKIP UNRIKA Batam, menyelenggarakan even tahunan INTEGRAL ( Intelegensia, Gerak tari, dan Olahraga). Yang pada tahun ini adalah kegiatan yang kedua. Untuk even INTEGRAL II tahun 2017 ini sama dengan tahun lalu, sesuai dengan namanya (INTEGRAL), melombakan kegiatan di bidang matematika, tari tradisional dan kreasi, serta olah raga (Futsal).
INTEGRAL II 2017 ini dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 25 Januari 2017, diikuti oleh para pelajar mulai dari tingkat SD, SLTP (SMP/MTS) dan SLTA (SMA, MA dan SMK) se Kota Batam. Bertujuan untuk menumbuhkan sikap sportif, melatih minat dan bakat anak dalam bidang matematika, kesenian dan olahraga serta menjalin persahabatan silaturrahmi antar institusi Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNRIKA sebagai institusi penyelenggara pendidikan tinggi dibidang pendidikan dan keguruan dengan sekolah-2 se Kota Batam.
Untuk kegiatan gerak tari yang dilombakan tingkat Sekolah Dasar, diikuti oleh 9 sekolah yaitu : MI Negeri 1 Batam, SD Negeri 001 Sei Beduk, SD Negeri 007 Sei Beduk, SD Negeri 003 Batu Aji, SD Negeri 007 Bengkong, SD Harvard, SD Reliance School, SD Sultan Agung dan SD Teramia. Pemenang dari perlombaan ini adalah :
Selanjutnya untuk kegiatan Futsal diikuti oleh 28 SLTA yang terdiri dari : SMKN 1 Batam (2 tim), SMK Kolese Tiara Bangsa, SMKN 7 Batam, SMA 12 Batam, SMAI Nabilah, MAN 2 Batam, SMK WIDYA 3 Batam, SMK MHS, MA Batamiyah, SMKN 4 Batam, SMK Pelayaran Maritim Nasional, SMA Tunas Baru JienSeung, SMAN 19, SMKN 6, SMK AL Azhar, SMAN 21, SMA Harapan Batam, SMK Plus Kemilau Bangsa, SMAN 5 Batam, SMK Hang Nadim, MA An-Ni’mah, SMK Hang Nadim, SMKN 3, SMK Muhammadyah, SMK Ibnu Sina, dan SMK Maritim Batam. Pemenang dari pertandingan ini adalah :

Masing- masing pemenang untuk setiap kategori mendapatkan piala, piagam, dan hadiah uang tunai.

Karya tulis ilmiah selama ini dianggap momok yang menakutkan oleh mahasiswa, khususnya bagi para mahasiswa yang akan melakukan penulisan skripsi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam menulis ilmiah. Beberapa aspek tersebut antara lain: Aspek penulisan yang terdiri dari penggunaan bahasa, ejaan, penulisan kalimat dan paragraf, perencanaan penulisan, kerangka tulisan, kutipan, abstrack, daftar pustaka, selanjutnya aspek isi tulisan, meliputi pemilihan metode, analisis data, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran.
Adapun karya ilmiah yang difokuskan disini adalah skripsi. Beberapa jenis karya ilmiah tersebut tentu harus dibuat oleh mahasiswa yang sedang menjalani masa perkuliahan. Sayangnya, karya ilmiah yang seharusnya dibuat dengan aturan-aturan baku tertentu terkadang tidak diperhatikan oleh mahasiswa. Hal tersebut bahkan diperparah oleh pihak pengajar (dosen) yang cenderung tidak peduli dengan karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswanya. Dengan kata lain, tidak ada usaha untuk memberikan koreksi atau pembenaran terhadap karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa terkadang harus belajar secara mandiri untuk mengetahui cara membuat karya ilmiah yang baik dan benar.
Sesungguhnya permasalahan bagaimana menulis ilmiah, telah diterapkan di dalam kurikulum. Untuk semuya prodi di lingkungan FKIP Universitas Riau Kepulauan ada mata kuliah, diantara metode penelitian pendidikan, penulisan karya ilmiah, rancangan percobaan, dan beberapa mata kuliah lain yang relevan. Namun tetap saja belum efektif secara keseluruhan, artinya masih banyak mahasiswa yang belum sepenuhnya memahami bagaimana menulis ilmiah sesuai kaidah-kaidah yang telah di tentukan.
Menyikapi permasalahan ini maka, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Riau Kepulauan melaksanakan workshops penulisan karya ilmiah, selama dua hari 10 s/d 11 Januari 2017. Diikuti oleh seluruh mahasiswa FKIP-UNRIKA semester akhir. Tujuan diadakannya worksop ini agar mahasiswa tidak hanya dituntut untuk bisa memahami mata kuliah yang disampaikan dalam proses perkuliahan, tetapi juga dilakukan pembimbingan tekhnis penulisan sehingga mahasiswa dapat menuangkan ide, gagasan, atau penelitiannya melalui skripsi.
Badan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa FKIP UNRIKA Batam, melakukan kegiatan bhakti sosial, sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 12 Februari 2017 bertempat di Panti Asuhan Al Jufri Batam, Kelurahan Patam Lestari Sekupang Batam.
Kegiatan yang diprakarsai oleh BEM dan Senat Mahasiswa FKIP UNRIKA ini, selain dari mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan BEM dan Senat, juga diikuti oleh Dosen dilingkungan FKIP UNRIKA Batam serta Dekan FKIP UNRIKA Batam, Bpk. Dahrul Aman Harahap, S.Pt,.M.M,M.Pd. Pada kesempatan tersebut Dekan FKIP UNRIKA, Bpk. Dahrul Aman Harahap, S.Pt,.M.M,M.Pd, langsung menyerahkahkan secara simbolis bantuan berupa uang, pakaian layak pakai, sembako, dan buku-2, yang di kumpulkan dari donasi para dosen dan mahasiswa FKIP UNRIKA, kepada pengurus panti asuhan Al Jufri Batam. Dalam sambutannya Dekan FKIP UNRIKA menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah sebagai wujud kepedulian sosial dan mengasah kepekaan dari civitas akademika FKIP UNRIKA terhadap anak-anak yang kurang mampu dan yatim Piatu.
Kegiatan baksos ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian kepada masyarakat dan perwujudan dari visi dan misi FKIP UNRIKA yaitu : ” Menjadi Fakultas yang unggul dalam pengembangan pendidikan yang berpijak pada profesionalisme dan kemandirian baik regional maupun nasional pada tahun 2025″.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau Kepulauan melaksanakan seminar Nasional dengan pembicara Prof. Dr. Hasan Asari, M.A. Seminar ini mengangkat tema Sejarah Sebagai Guru Kehidupan dan Memelihara Identitas ditengah perubahan. 21 Desember 2016. Bertempat di Aula Universitas Riau Kepulauan Batam. Seminar ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Batam, Dr. Amarulah Nasution, SE,. MBA, Rektor Universitas Riau Kepulauan Prof. Dr. Nasruddin, Harahap, SU beserta segenap jajaran Wakil Rektor, Seluruh Dosen di lingkungan FKIP Universitas Riau Kepulaauan, dan kurang lebih 800 ratus mahasiswa/mahasiswi FKIP Universitas Riau Kepulauan.

Historia Vitae Magistra / Sejarah adalah guru kehidupan”, sebuah kata filosofis yang dikemukakan oleh seorang filsuf Romawi bernama Cicero, (106 – 43 SM). Ungkapan tersebut terasa sangat penting, karena dari sejarah hidupnyalah manusia dapat belajar. Belajar dari segala kekurangan dan kelemahan masa lalu untuk perbaikan diri dimasa datang. Dalam kehidupan sosial, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, founding father Negara Kesatuan Republik Indoesia, Proklamator Ir. Soekarno, juga mengingatkan bahwa ” Never leave history ; Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah. Demikian prolog yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hasan Asari, M.A, dihadapan 800 ratus mahasiswa FKIP Universitas Riau Kepulauan, yang menghadiri seminar ini.
Secara singkat dapat kita review apa yang telah disampaikan pada seminar nasional ini, bahwa sejarah mempunyai peran penting dan sangat strategis dalam kehidupan manusia. Sejarah sebagai alur kisah kehidupan manusia, memberikan gambaran tentang peran yang dilakoni seorang manusia dalam panggung kehidupannya, baik secara invidiual maupun secara kolektif.

Jika dilihat dari arti pentingnya sejarah, mestinya sejarah ini menjadi ilmu dan kajian yang menarik minat banyak orang. Namun ironis sekali di era digital sekarang ini, masyarakat terkesan apriori dengan sejarah, apalagi generasi muda (pelajar dan mahasiswa ) umumnya beranggapan, mempelajari sejarah tidaklah penting. ” Untuk apa mengenang masa lalu??. Move on dong!.
Sesungguhnya, dengan belajar sejarahlah manusia bisa berkembang dan berfikir lebih maju. Dengan mempelajari sejarahlah manusia bisa lebih baik dari sebelumnya. Karena dengan mereview dan merekonstruksi; kenangan, kisah, kesalahan masa lalu, maka manusia bisa menjadi lebih baik. Kekurangan, dan kegagalan masa lalu, memotivasi manusia untuk tidak terjatuh pada kesalahan yang sama. Termasuk dalam kedihupan berbangsa dan bernegara. Kemajuan suatu bangsa karena sejarahnya yang luar biasa.
Bersempena dengan seminar ini diselenggarakan juga pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Senat Mahasiswa FKIP Universitas Riau Kepulauan, masa bhakti 2016-2018. Pelantikan dilakukan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan Dahrul Aman Harahap, S.Pt,.M.M,.M.Pd dengan penyerahan Patakan. “Selamat Kepada pengurus BEM dan Senat Mahasiswa FKIP – UNRIKA.”..

[fvplayer src=”https://www.facebook.com/evacarlinasiecha/videos/1837383643217526/”]
You must be logged in to post a comment.