Skip to content

FKIP UNRIKA BATAM

  • Home
  • Tentang Kami
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Sejarah
    • Dosen
  • Program Studi
    • Pendidikan Bahasa Inggris
    • Pendidikan Biologi
    • Pendidikan Matematika
    • Pendidikan Sejarah
    • Bimbingan Konseling
    • Pendidikan Profesi Guru (PPG)
  • Akreditasi Prodi
  • Kurikulum
  • News
  • Contact Us
  • Toggle search form

SUPLEMENTASI FITOBIOTIK PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA (L.) URBAN) DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER

Posted on 26-06-201204-04-2013 By Administrator

Dahrul Aman Harahap

DosenTetap Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepulauan Batam

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Usaha peternakan unggas di Indonesia secara kuantitas telah maju dengan pesatnya terutama ayam broiler. Namun persyaratan gizi asal ternak terutama protein hewani bagi rakyat Indonesia belum dapat terpenuhi sesuai dengan persyaratan gizi. Telah banyak upaya yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi protein hewani dari bidang peternakan namun untuk mencapai hasil yang optimal dan efisiensi pemeliharaan masih dibatasi oleh banyak kendala. Keadaan ini disebabkan beragamnya faktor yang berpengaruh terhadap produksi. Diantara faktor – faktor tersebut yang paling dominan adalah makanan dan manajemen pemeliharaan.

Efisiensi pemeliharaan ayam broiler yang ingin dicapai sering menyebabkan peternak kurang memperhatikan efek yang timbul sebagai akibat dan perubahan manajemen yang dilakukan. Penempatan ayam di dalam kandang sering hanya mempertimbangkan efisiensi tempat dan biaya kandang, sehingga luas lantai untuk setiap ekor ayam kurang memadai untuk pertumbuhan normal. Luas lantai dan temperatur kandang berkaitan erat dengan tingkat kenyamanan bagi ayam dari tingkat efisiensi dan pemeliharaan.

Penempatan ayam-ayam di dalam kandang dengan luas lantai yang terlalu longgar akan dapat menurunkan efisiensi, karena selain memerlukan biaya yang lebih besar juga akan terjadi pemborosan energi yang dikeluarkan oleh ayam akibat terlalu banyak aktivitas. Sebaliknya penempatan ayam pada luas lantai yang terlalu sempit akan menyebabkan ayam sulit bergerak yang dapat berakibat timbulnya stres dan produksinya menurun.

Related

Jurnal Prodi, Pendidikan Biologi

Post navigation

Previous Post: PENCIPTAAN KARAKTER PENDIDIK PROFESIONAL
Next Post: KAJIAN FORMULASI DAN ISOTERMIK SORPSI AIR BUBUR JAGUNG INSTAN

More Related Articles

STUDI TINGKAT KERUSAKAN VEGETASI MANGROVE DI PERKAMPUNGAN DAPUR ARANG KAMPUNG BAGAN TANJUNG PIAYU KOTA BATAM (The Study of Mangrove Vegetation Damage at Kampung Bagan in Tanjung Piayu) Pendidikan Biologi
ANTAGONISME BAKTERI BACILLUS SP DAN PSEUDOMONAS SP TERHADAP BAKTERI VIBRIO PARAHAEMOLITYCUS PATOGEN PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON FAB). Pendidikan Biologi
ANALYSIS OF LEARNING PROCESS ON HEREDITARY TOPICS IN BIOLOGY SUBJECT AT SMP NEGERI 2 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN. Pendidikan Biologi
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII DI SMP HANG KASTURI BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Pendidikan Biologi
KAJIAN FORMULASI DAN ISOTERMIK SORPSI AIR BUBUR JAGUNG INSTAN Jurnal Prodi
KONSELING : ANTARA SENI DAN SKILL Jurnal Prodi

Copyright © 2026 FKIP UNRIKA BATAM.

Powered by PressBook Green WordPress theme

Loading Comments...

You must be logged in to post a comment.